in , ,

Penting, Ini Cara Kembangkan Kecerdasan Interpersonal Anak

Smart young boy stood infront of a blackboard

Mypoly.id – Demi masa depan si kecil, tentu kiyta harus sudah menyiapkannya sejak kecil ya bund. Tak hanya tumbuh kembang fisiknya, tumbuh kembang kognitifnya juga harus sempurna.

Anak yang cerdas akan menjamin cerahnya masa depan untuknya bun. Tapi tahukan bund, kecerdasan otak sangat penting diimbangi dengan kecerdasan interpersonal.

Kecerdasan interpersonal bsia diartikan sebagai kemampuan anak untuk menilai dan memahami kebutuhan orang lain, serta bertindak sesuai dengan situasi yang dihadapinya sebagai bentuk respon.

Lalu, bagaimana cara mengasah kecerdasan interpersonal anak? Yuk simak.

Cara kembangkan kecerdasan interpersonal anak

Kecerdasan interpersonal dibutuhkan anak seiring pertumbuhannya dan lepas dari ketergantungan orangtuanya. Contohnya saat anak mulai bersekolah dan bersosialisasi dengan lingkungan.

Anak yang memiliki kecerdasan interpersonal yang baik tidak akan kesulitan untuk beradaptasi dengan lingkunngan baru, misalnya seperti berkenalan dengan teman baru di sekolah, atau berinteraksi dengan gurunya, dll.

Inilah sebabnya sangat penting bagi bunda untuk mengembangkan kecerdasan interpersonal anak sejak dini. Berikut ini beberapa beberapa cara untuk mengasah kecerdasan interpersonal anak.

Pertajam empati si kecil dengan hal-hal sederhana

Insting rasa ingin menolong sesama sebenarnya sudah dimiliki setiap manusia. Hanya saja butuh dorongan dan banduan Bunda untuk mempertajam insting ini.

Bunda bisa memberi contoh dengan melakukannya langsung, misalnya menolong orang yang kesulitan. Lalu ajak si kecil untuk melakukan hal yang sama.

Hal sederhana yang bisa bunda ajarkan misalnya dengan memberi bantuan pada teman sekolah yang kehilangan bolpoin, dan hal simple lainnya.

Kenalkan pada perbedaan, tapi jangan ajari si kecil untuk membeda-bedakan

Bunda harus mengajari perbedaan pada si kecil sejak dini, misalnya perbedaan fisik, perbedaan suku, perbedaan agama, dll.

Berikan pemahaman yang jelas bahwa perbedaan bukan alasan untuk membeda-bedakan. Karena pada dasarnya kita semua sama, ciptaan Tuhan.

Ajarkan sikap toleransi pada si kecil untuk saling mengahrgai perbedaan.

Ajari si kecil untuk mengekspresikan rasa, baik sedih maupun kecewa

Sedih, senang, ataupun kecewa adalah perasaan yang wajar dialami setiap manusia. Namun anak-anak mungkin kesulitan untuk mengekspresikannya.

Bunda bisa mengajarinya dengan membiasakan unntuk menanyakan perasaan anak setiap ada waktu.

Misalnya saat pulang bermain atau pulang sekolah. Saat sudah dibiasakan, ini akan mengasah kepekaan anak terhadap teman di ssekitarnya.

Ajari anak bagaimana caara mengatur emosi

Pastinya si kecil perlu banyak belajar, bagaimana mengatur emosinya, baik marah, kecewa, ataupun bingung.

Banyak diantara mereka mengekspresikan kesedihan dengan berteriak, atau mengekspresikan rasa senang dengan memukul.

Nah, peran bunda disini adalah mengarahkan anak agar bisa mengekspresikan emosinya dengan cara yang baik.

Misalnya boleh menangis saat bersedih, namun tidak mengganggu. Ataupun marah, namun tidak menyakiti.

Jika dia bisa mengatur emosinya, maka hubungan baiknya dengan lingkungan dissekitar akan terjaga.

Ajari rendah hati, agar tak over pede

Percayalah, menjaga kadar kepercayaan diri anak agar sesuai porsinya jauh lebih sulit dibandingkan meingkatkan percaya diri anak.

Apalagi jika kecerdasan interpersonal anak sudah terbentuk. Biasanya akan memiliki rasa percaya diri yang tinggi.

Tugas bunda adalah menjaga agar si kecil bisa menggunakan kelebihannya ini pada jalur yang tepat.

Misalnya dengan menjaadi pemimpin yang baik diantara teman-temannya, atau menjadi penolong teman-temannya yang malu, dll.

Biasanya, anak dengan kepercayaan diri yang tinggi akan memberi pengaruh besar terhadap lingkungan sekitar.

Tinggal kita sebagai orang tua harus menjaga dan mengajarkannya rendah hati, agar anak tidak over pede, menjadi sombong, atau malah memberi pengaruh negatif ke lingkungan.

Itulah beberapa cara mengasah kecerdasan interpersonal anak. Pastikan bunda sudah membekali si kecil dengan persiapan dini agar masa depannya cemerlang.

What do you think?

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…

0

Penyebab Anak Susah Tidur Siang dan Tips Ampuh Mengatasinya

5 Menu Makanan Bergizi Untuk Balita 3-5 Tahun Agar Tumbuh Maksimal