Tips Mengatasi Kejang Pada Anak Karena Demam

Mypoly.id - Demam yang dialami anak berusia 3 bulan hingga 5 tahun bisa diikuti dengan kejang. Kondisi ini bisasa dikenal dengan kejang demam. Saat anak mengalaminya, langkah pertama yang harus bunda lakukan adalah "Jangan Panik".

Bunda dianjurkan untuk tetap tenang sambil memberikan pertolongan pertama saat si kecil mengalami kejang demam.

Gejala anak yang mengalami kejang demam

Kejang demam banyak dialami oleh anak berusia 3 bulan hingga 5 tahun. Umumnya anak usia 1 tahun hingga 1,5 tahun lebih sering terkena kejang demam.

Koas Couple Terbaru

Sebelum beranjak pada cara mengatasi kejang pada anak karena demam. Berikut iini beberapa gejala anak yang mengalami kejang demam.

  • Suhu tubuh sangat tinggi, bahkan diatas 38 derajat celcius.
  • Seluruh tubuhnya, terutama tungkai dan lengan terlihat gemetar dan kaku, atau menyentak-nyentak tak terkontrol.
  • Si kecil biasanya mengerang, menggigit lidahnya, dengan bola mata memutar keatas, hingga buanga ir kecil tiba-tiba.
  • Sikecil tidak bisa merespon apa yang bunda ucapkan.
  • Pingsan atau hilang kesadaran setelah kejang.

Baca Juga

Penanganan awal jika anak mengalami kejang demam

Saat melihat si kecil mengalami kejang demam, sangat dianjurkan agar bunda tidak panik, tetap tenang dan lakukan pertolongan pertama berikut ini.

  • Letakkan anak di tempat yang datar, lebar dan luas. Sehingga anak tidak terbentur saat kejang.
  • Posisikan si kecil tidur menyamping agar anak tidak tersedak saat kejang.
  • Longgarkan pakaiannya, terutama pada bagian leher.
  • Jangan memaksa anak untuk menahan gerakan tubuhnya saat kejang. Cukup pastikan anak tidak terbentur atau tertimpa benda saat kejang.
  • Jangan memasukkan apapun kedalam mulut anak saat kejang, termasuk makanan, minuman, ataupun obat-obatan.
  • Ucapkan kata-kata yang bisa menenangkan anak.
  • Ingat berapa lama anak mengalami kejang.
  • Amati kondisi anak saat kejang, jika dia kesulitan bernafas dan wajahnya kebiruan, itu artinya dia kekurangan oksigen dan harus mendapat penanganan lanjut.

Pada umumnya, kejang demam berlangsung selama 1 hingga dua menit. Jika dirasa lebih dari dua menit, segera bawa lakukan penanganan lebih lanjut.

Baca Juga

Apa yang harus dilakukan setelah melakukan pertolongan pertama?

Setelah melakukan pertolongan pertama, bunda wajib membawa si kecil ke dokter, meskipun kejangnya sudah berhenti ya bund. Hal ini harus bunda lakukan agar si kecil mendapatkan pemeriksaan medis dan mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Bunda wajib membawa ke dokter atau menelpon ambulans jika si kecil mengalami beberapa gejala berikut

  • Kejang lebih dari dua menit.
  • Kejang hanya beberapa bagian tubuh saja, tidak seluruh tubuh.
  • kesulitan bernapas hingga wajahnya kebiruan.
  • Kejang berulang kali dalam 24 jam.

Sebagian besar kejang demam pada anak tidak berbahaya, dan bukan pertanda anak mengalami epilepsi atau penurunan kemampuan dan gangguan mental.

Namun bunda tetap wajib membawanya ke dokter untuk mengetahui kondisi kesehatan si kecil. Saat si kecil mengalami kejang, bunda harus melakukan penanganan pertama agar si kecil tetap tenang, ingat ya bund, jangan panik dulu.

Beri Komentar

Komentar akan dimoderasi oleh admin sebelum dipublikasikan

Bergaransi

Barang yang kamu terima tidak sesuai? Tukar aja! GRATIS!

Kualitas terjamin

Menggunakan bahan berkualitas untuk menjamin kepuasan customer

Gratis Ongkir

Gratis Ongkir seluruh Indonesia

Tidak Puas?

Mypoly.ID memberi jaminan refund 100% (termasuk ongkir) jika kamu tidak puas